Thailand Luncurkan Armor Komposit Tambahan untuk Tank M60A1/A3 untuk Meningkatkan Perlindungan MBT

15 Juli 2026

Armor Komposit Tambahan untuk Tank M60A1/A3 Angkatan Darat Thailand (photos: ARDO)

Institut Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (ARDO) mengadakan pertemuan ke-5/69 Komite Analisis dan Evaluasi Proyek Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat di Ruang Pertemuan Wisdom 2, lantai 3, Gedung ARDI. Mayor Jenderal Rawee Tangpitakakul, Direktur ARDO, memimpin pertemuan tersebut.

Proyek-proyek berikut dibahas dalam pertemuan ini:
Proyek Baru: 3 proyek dengan Sumber Pendanaan: Kementerian Sains dan Teknologi Pertahanan.


1. Proyek: Desain dan Produksi Prototipe Armor Eksternal Modular untuk Kendaraan Beroda Rantai di Angkatan Darat: Studi Kasus Tank Tempur Utama M60A1/A3. Letnan Kolonel Kongdech Aim-eiam adalah pemimpin proyek.

2. Proyek: Studi Kelayakan Penggunaan Bahan Bakar Hidrogen pada Kendaraan Militer. Studi kasus Pusat Kavaleri, dengan Letnan Kolonel Kongdech Aimeeam sebagai pemimpin proyek.


3. Proyek: Pengembangan sistem peringatan dini untuk drone menggunakan teknologi intersepsi sinyal gelombang radio untuk kendaraan lapis baja Angkatan Darat Kerajaan Thailand. Studi kasus Pusat Kavaleri, dengan Letnan Kolonel Kongdech Aimeeam sebagai pemimpin proyek. (ARDO)

Kantor Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat, bekerja sama dengan Pusat Kavaleri, telah meluncurkan prototipe armor komposit tambahan yang dirancang dan diproduksi di dalam negeri untuk tank tempur utama M60A1/A3 yang saat ini digunakan oleh Angkatan Darat Kerajaan Thailand.


Prototipe armor ini dikembangkan untuk meningkatkan perlindungan terhadap ancaman modern seperti rudal anti-tank (ATGM), amunisi berdaya ledak tinggi/HEAT, dan senjata anti-tank lainnya. Hal ini meningkatkan daya tahan tank di medan perang dan memperpanjang masa pakainya, sehingga memungkinkan tank untuk menjalankan misinya dengan lebih efektif.

Proyek ini mencerminkan kemajuan kemampuan penelitian, desain, dan manufaktur Thailand dalam peralatan militer, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing, mempromosikan keamanan industri pertahanan dalam negeri, dan mendukung kemandirian jangka panjang dalam hal keamanan.


Jika proyek ini lolos uji dan digunakan secara operasional, maka akan secara signifikan meningkatkan kemampuan tank. Ini akan menjadi langkah penting lainnya dalam meningkatkan kemampuan tank M60A1/A3 agar siap menghadapi ancaman di medan perang modern dengan teknologi yang dikembangkan oleh Thailand. (Ja Neng)


from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/mJeZnqY
via IFTTT