TUDM Akan Menerima Gelombang Pertama FA-50M pada Oktober
03 Mei 2026
Impresi forum militer Malaysia membuat render pesawat FA-50M Block 20 untuk TUDM (image: MMR)
Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) sedang mempersiapkan transisi signifikan dalam arsitektur tempur udaranya karena dua pesawat tempur ringan FA-50M Block 20 pertama dijadwalkan tiba di negara itu pada Oktober 2026. Pengiriman awal ini menandai awal dari proses pengadaan yang lebih besar yang melibatkan 18 jet yang dipesan dari Korea Aerospace Industries dalam kontrak senilai sekitar RM4 miliar (US$920 juta). Platform ini akan ditempatkan di Pangkalan Udara Kuantan di Pahang, instalasi strategis yang sebelumnya berfungsi sebagai pusat utama untuk armada MiG-29N Fulcrum yang sekarang sudah dipensiunkan.
Kemajuan teknis di fasilitas produksi Korea Aerospace Industries di Sacheon menunjukkan bahwa pembuatan varian Malaysia berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan beberapa unit pesawat sudah dalam tahap perakitan lanjutan. FA-50M adalah versi paling mumpuni dari keluarga Golden Eagle hingga saat ini, menampilkan radar array pemindaian elektronik aktif yang kuat dan integrasi Sniper Advanced Targeting Pod. Konfigurasi khusus ini memungkinkan Angkatan Tentera Udara Diraja Malaysia untuk melakukan serangan presisi tinggi dan meningkatkan interoperabilitas dengan armada F/A-18D Hornet yang ada yang menggunakan sistem penargetan serupa.
Menurut laporan terbaru dari Kementerian Pertahanan dan pembaruan industri yang diterbitkan oleh Bernama, kedatangan jet-jet ini merupakan tonggak penting dalam Rencana Pengembangan Kemampuan 2055. Peta jalan modernisasi jangka panjang ini bertujuan untuk merampingkan armada angkatan udara dengan mengganti platform lama dengan aset multi-peran yang lebih efisien. Pemilihan Pangkalan Udara Kuantan sebagai markas skuadron baru merupakan langkah yang disengaja untuk merevitalisasi status operasional fasilitas tersebut setelah bertahun-tahun aktivitas jet tempur menurun menyusul penghentian operasional armada MiG-29N buatan Rusia.
from DEFENSE STUDIES https://bit.ly/4w6PLx8
via IFTTT

Post a Comment