Memasuki Era Peperangan Rudal, TNI Laksanakan Penembakan Rudal Secara Masif

26 April 2026

20 KRI turut dilibatkan dalam Latopslagab TNI AL 2026 (photos: TNI AL)

Dalam menghadapi era peperangan modern, TNI melaksanakan Latihan Operasi Serangan Gabungan (Latopslagab) secara masif di Perairan Karimun Jawa, Kamis (23/4). Latihan ini melibatkan 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 TNI AU yang berhasil menghancurkan sasaran eks-KRI Teluk Hading dengan cepat melalui serangan terintegrasi.


Kegiatan diawali dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, dilanjutkan Operasi Udara Lawan Laut (OULL) oleh tiga pesawat F-16 yang menjatuhkan bom MK-12 dengan presisi tinggi. Selain itu, dilaksanakan pula Artillery Duel oleh Striking Force TNI AL yang berhasil menghancurkan sasaran darat di Pulau Gundul.


Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta para Kepala Staf Angkatan memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme prajurit dan kesiapan alutsista.


Latihan ini merupakan demonstrasi kekuatan nyata (show of force) dan bukti interoperabilitas matra laut dan udara. Selain menguji kemampuan teknis, kegiatan ini juga berfungsi sebagai daya tangkal (deterrence) guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Kesiapan tempur diuji, Pangkoarmada I saksikan langsung Latopslagab TNI AL 2026
TNI AL, Koarmada I -- Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., menyaksikan langsung Latopslagab TNI AL 2026 di perairan Karimun Jawa. Dari KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, Pangkoarmada l memantau jalannya latihan untuk evaluasi dan memastikan sesuai rencana.


Latihan ini bertujuan menguji kesiapan tempur prajurit, kemampuan alutsista, dan koordinasi antar satuan. Kegiatan berlangsung aman dan profesional, serta diharapkan meningkatkan kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.



from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/802YdjE
via IFTTT