Thailand Sukses Uji Coba Drone Kamikaze K-18M
06 September 2026
Wahana ini memiliki berat lepas landas maksimum 55 kg, rentang sayap 2 meter, durasi operasional 5 jam, jangkauan lebih dari 600 km, kecepatan maksimum 100 knot, kecepatan jelajah 80 knot, serta mampu membawa hulu ledak seberat 5 kg.
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/iPd3juS
via IFTTT
Kendaraan udara nirawak/unmanned aerial vehicle (UAV) K-18M, yang dirancang untuk misi loitering munition dan serangan sekali pakai (one-way attack atau OWA), pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan Thailand, RV Connex, dan dipamerkan dalam acara Royal Thai Army Innovation Day 2026 pada tanggal 22 Juli 2026.
Sebuah video yang dirilis pada 4 Agustus 2026 memperlihatkan UAV serangan bunuh diri K-18M melakukan penerbangan perdananya—diluncurkan menggunakan katapel—serta uji coba serangan terhadap target berupa kendaraan di lokasi dan waktu yang tidak diungkapkan.
Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, RV Connex juga mengumumkan kerja sama dengan Sammitr Motors Manufacturing PCL asal Thailand untuk merancang dan memproduksi sistem peluncuran katapel bagi berbagai ukuran sistem pesawat nirawak (UAS).
Drone Kamikaze K-18M (video: RVConnex)
Hal ini menandai kemajuan signifikan dalam industri pertahanan Thailand.
(AAG)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/iPd3juS
via IFTTT




Post a Comment