Australia dan AS Uji Kemampuan Komunikasi dan Wahana Bawah Laut Nirawak

15 Agustus 2026

ADV Guidance dalam RIMPAC 2026 (photos: dvids)

Australia dan Amerika Serikat bersama-sama menguji wahana maritim nirawak serta teknologi terkait—termasuk sistem komunikasi akustik—selama Latihan 'Rim of the Pacific' ('RIMPAC') 2026 yang berlangsung dari 24 Juni hingga 31 Juli di wilayah Kepulauan Hawaii dan sekitarnya.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memajukan kemampuan peperangan bawah laut gabungan di bawah Pilar 2 kemitraan AUKUS yang melibatkan Australia, Inggris, dan AS, demikian disampaikan oleh Departemen Pertahanan (DoD) Australia pada 13 Agustus.


DoD menyatakan bahwa personel dari Defence Science and Technology Group (DSTG), Angkatan Laut Kerajaan Australia (RAN), dan Angkatan Laut Amerika Serikat (USN) bersama-sama mendemonstrasikan operasi wahana maritim nirawak dari kapal Australian Defence Vessel (ADV) Guidance.

USV Seasats Lightfish (photo: Seasats)

Menurut DoD, kapal Guidance yang memiliki panjang 107 meter ini mendukung pengerahan dan pengujian platform bawah laut robotik dan otonom serta sistem pengawasan bawah laut. Kapal ini memiliki lebar 22 meter dan bobot benaman (displacement) sebesar 7.400 ton.

UUV Hugen Superior (photo: Kongsberg)

Sistem milik Australia yang diuji coba selama latihan tersebut meliputi wahana bawah laut nirawak (UUV) Kongsberg Hugin Superior, remotely operated vehicle (ROV) kelas kerja Schilling, wahana permukaan nirawak (USV) Seasats Lightfish, serta sistem relai komunikasi akustik bawah laut yang dapat dikerahkan, Rock Lobster.

ROV Schilling (photo: Schiling Robotics)

DoD menyebutkan bahwa Hugin Superior dan ROV Schilling dikerahkan secara bersamaan untuk melaksanakan misi navigasi dan pencarian bawah laut yang kompleks di dalam area latihan. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana mitra AUKUS meningkatkan kemampuan mereka dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons ancaman maritim.



from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/5zmTHCq
via IFTTT