Laba Tahun 2025 PT PAL Melonjak 108,58%
28 Mei 2026
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/lpxS4nQ
via IFTTT
Progress fregat Arrowhead 140 di PT PAL (photo: PAL)
Progress LPD Filipina di PT PAL (photo: PAL)
RUPST Defend ID Tahun Buku 2025, PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Signifikan Laba Bersih
Jakarta – PT PAL Indonesia membukukan peningkatan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyampaikan bahwa laba bersih perusahaan meningkat sebesar 108,58% dibandingkan tahun 2024.
Kaharuddin menjelaskan, peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh percepatan proses produksi, efisiensi operasional secara menyeluruh, serta akselerasi digitalisasi yang meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan. “Capaian ini merupakan hasil transformasi yang telah kami jalankan selama lima tahun terakhir,” ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, PT PAL Indonesia saat ini tengah menjalankan transformasi Industri Maritim 4.0 yang mencakup perubahan model bisnis, budaya kerja, hingga arah strategi perusahaan. Implementasi transformasi tersebut dijalankan melalui lima pilar utama, salah satunya transformasi digital yang mengintegrasikan proses manajemen proyek, pengelolaan sumber daya manusia, hingga rantai pasok ke dalam sistem terpadu guna meningkatkan efisiensi perusahaan.
Transformasi juga dilakukan pada sektor produksi melalui modernisasi fasilitas, reorganisasi alur kerja, serta peningkatan kapasitas fabrikasi. Langkah tersebut berdampak pada peningkatan kapasitas sekaligus percepatan proses produksi. “Saat ini kami mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan dan waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” jelas Kaharuddin.
Lebih lanjut, Kaharuddin menyampaikan bahwa transformasi yang dijalankan PT PAL turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan usaha perusahaan. “Produk pertahanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan sekaligus menegaskan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kapabilitas engineering dan kemampuan produksi PT PAL,” ujarnya.
Kinerja positif tersebut tidak hanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penguatan ekosistem industri pendukung dalam negeri.
Peningkatan aktivitas produksi dan pembangunan proyek strategis PT PAL turut mendorong pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari industri baja nasional, manufaktur komponen, sistem kelistrikan, elektronik pertahanan, hingga teknologi maritim nasional.
Keterlibatan industri dalam negeri tersebut diharapkan dapat memperkuat transfer teknologi, meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperluas penyerapan tenaga kerja, serta mendorong terbentuknya rantai pasok maritim nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing global.
“PT PAL saat ini bukan hanya produsen kapal, tetapi juga berperan sebagai lead integrator dan national consolidator ekosistem galangan nasional dengan melibatkan industri-industri pendukung dalam negeri agar dapat tumbuh bersama,” pungkas Kaharuddin.
Melalui sinergi dalam Defend ID, PT PAL Indonesia optimistis dapat terus memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan industri maritim regional sekaligus mempercepat terwujudnya industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan berdaya saing global. (PAL)
Dirut PAL: Kapal selam Scorpene Evolved masuki tahap praproduksi
Surabaya (ANTARA) - Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyatakan pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI AL telah memasuki tahap praproduksi sebagai bagian dari penguatan strategis pertahanan laut nasional melalui kerja sama dengan Naval Group asal Prancis.
“Di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan dunia di kawasan ASEAN, keberadaan industri pertahanan yang kuat menjadi daya tawar strategis bagi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang disegani di regional,” kata Kaharuddin dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jatim, Senin.
Ia menjelaskan, tahapan tersebut mencakup kesiapan desain, sistem produksi, penguatan sumber daya manusia, hingga kesiapan infrastruktur pendukung agar pembangunan kapal selam berjalan sesuai target dan standar kualitas internasional.
Selain itu, kata dia, PT PAL bersama Naval Group terus memperkuat koordinasi, transfer teknologi dan transfer pengetahuan guna mendukung keberhasilan program sekaligus meningkatkan kapabilitas industri pertahanan nasional.
"Tahap praproduksi menjadi rangkaian persiapan teknis sebelum proses produksi utama dimulai," ucapnya.
Kaharuddin menambahkan, pembangunan kapal selam Scorpene Evolved menjadi tonggak penting bagi industri pertahanan nasional karena Indonesia tercatat sebagai negara pertama di ASEAN yang mampu membangun kapal selam sendiri, termasuk pengembangan kapal selam dengan teknologi Advanced and Improved Propulsion (AIP).
“Kemampuan ini menegaskan kemajuan penguasaan teknologi strategis nasional sekaligus memperlihatkan kesiapan industri pertahanan Indonesia untuk bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Sejumlah engineer PT PAL foto bersama saat mengikuti program transfer of technology (ToT) bersama Naval Group di Cherbourg, Prancis, beberapa waktu lalu (photo: Antara)
Lebih lanjut, ia menambahkan, puluhan engineer PT PAL diberangkatkan ke Cherbourg, Prancis, untuk mengikuti program transfer of technology (ToT) bersama Naval Group sebagai bagian dari penguatan keterampilan pembangunan kapal selam modern berstandar global.
Program tersebut, lanjutnya, bertujuan agar tim PT PAL mampu memproduksi dan mengkualifikasi “pilot hull sub-section” pertama sebagai bagian tahapan awal pembangunan Scorpene Evolved.
"Di sisi lain proses fabrikasi untuk qualification section telah dimulai dan ditandai secara resmi pada 12 Desember 2025 di Surabaya," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Program SRI Naval Group Vincent Vimont menyampaikan kolaborasi dengan PT PAL menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan industri pertahanan nasional Indonesia secara berkelanjutan.
“Dengan bermitra dengan Naval Group dalam program transfer keterampilan yang ambisius, Indonesia bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memperkuat kemampuan ekosistem industrinya,” katanya.
Ia menambahkan perjanjian yang ditandatangani dengan PT PAL sebagai galangan kapal berpengalaman akan mendukung terwujudnya penguatan industri pertahanan nasional.
"Perjanjian yang ditandatangani dengan PT PAL, galangan kapal berpengalaman, akan mewujudkan ambisi ini," ucapnya. (AntaraNews)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/lpxS4nQ
via IFTTT
,%20saya%20melakukan%20kunjungan%20kerja%20khusus%20ke%20PT%20PAL%20Indonesia%20di%20Surabaya%20bersama%20j.jpg)



Post a Comment