Berkat “Offset” Rafale, Kemampuan Link PT Len Meningkat karena Bisa Terhubung Antarpesawat Tempur TNI AU

23 Mei 2026

Link ID dari PT Len (infographic: Len)

Jakarta, IDM – Kemampuan PT Len Industri (Persero) dalam hal interoperabilitas meningkat berkat pengadaan 42 unit jet tempur Rafale dari Dassault Aviation, Prancis.

Interoperabilitas merupakan kemampuan berbagai sistem, perangkat, atau aplikasi yang berbeda untuk berkomunikasi, bertukar data, dan menggunakan informasi tersebut dalam militer.

Sebelumnya, kemampuan link dari PT Len hanya difokuskan untuk komunikasi antarkapal perang dan pesawat surveillance atau patroli.

Setelah ini, interoperabilitas Link ID yang dimiliki PT Len bisa terhubung ke komunikasi antarpesawat tempur TNI Angkatan Udara.

Pesawat tempur Rafale TNI AU (photo: Raphael Savry)

“Kemampuan Link ID yang dimiliki Len sebelumnya difokuskan untuk komunikasi antarkapal perang dan pesawat surveillance. Ke depan, kemampuan tersebut akan berkembang hingga mampu mendukung komunikasi data link antarpesawat tempur, sehingga memperkuat integrasi sistem pertahanan udara nasional secara lebih menyeluruh,” tulis siaran pers PT Len, dikutip Rabu (20/5).

Peningkatan kemampuan interoperabilitas ini merupakan bagian dari program training offset jet tempur Rafale.

Offset merupakan kewajiban produsen senjata asing, dalam hal ini Dassault Aviation, untuk memberikan kompensasi atau investasi timbal balik seperti alih teknologi, produksi lokal suku cadang, atau pelatihan kepada negara pembeli.

“Momentum ini juga menegaskan peran strategis PT Len Industri (Persero) sebagai induk holding industri pertahanan DEFEND ID dalam mendorong kemandirian industri pertahanan nasional melalui penguasaan teknologi dan penguatan interoperabilitas antarsistem pertahanan,” kata Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Joga Dharma Setiawan dalam keterangannya. 

(IDM)


from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/tspm8QM
via IFTTT