Pilot TUDM Ikut Pelatihan Bersama ROKAF, Persiapan Mengoperasikan Pesawat FA-50M
18 April 2026
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/ksuUhjY
via IFTTT
Pelatihan T-50/TA-50 bersama pilot TUDM (photos ssv: TUDM)
Sebanyak enam pilot Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (TUDM) sedang menjalani pelatihan penerbangan T-50/TA-50 bersama Angkatan Udara Republik Korea (ROKAF) di Republik Korea sebagai bagian dari persiapan pengoperasian pesawat FA-50M Light Combat (LCA) yang akan memasuki inventaris TUDM.
Program pelatihan telah dilaksanakan selama kurang lebih 15 minggu mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Mei di Fighter Wing ke-16 ROKAF, melibatkan pelatihan sekolah dasar, sesi simulator serta pelatihan penerbangan nyata. Sepanjang masa pelatihan, pilot TUDM melakukan studi mendalam tentang sistem pesawat keluarga T-50 melalui kelas teori sebelum menjalani 18 sesi simulator dalam lingkungan pelatihan yang realistis.
Selain itu, para pilot juga melakukan 13 sorti pelatihan penerbangan yang meliputi pelatihan manuver udara, penerbangan instrumen, penerbangan formasi serta operasi penerbangan malam untuk mengembangkan keterampilan penerbangan taktis keseluruhan pesawat.
Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan terbang pesawat tersebut, tetapi juga menekankan pengembangan kemampuan operasional taktis yang dibutuhkan untuk pesawat FA-50M yang berfungsi sebagai Light Combat Craft (LCA). Melalui bimbingan pilot-pilot ROKAF yang berpengalaman, pilot-pilot TUDM juga terpapar prosedur operasional dan doktrin-doktrin penerbangan taktis yang dilaksanakan oleh ROKAF.
Setelah menyelesaikan pelatihan pesawat T-50, pilot TUDM akan melanjutkan pelatihan Lead-In Fighter Training (LIFT) di 1st Fighter Wing ROKAF menggunakan pesawat TA-50 Blok 2. Latihan ini berfokus pada pengembangan keterampilan tempur termasuk latihan udara-ke-udara dan udara-ke-darat dalam lingkungan pelatihan yang lebih kompleks dan realistis.
Akuisisi pesawat FA-50M merupakan bagian dari pelaksanaan rencana pengembangan kemampuan jangka panjang atau Rencana Pengembangan Kapabilitas 2055 (CAP55) Fase 1 TUDM untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara negara. Pada tahun 2023 Kementerian Pertahanan Malaysia telah menutup kontrak dengan Korea Aergantara Industri (KAI) untuk pembelian 18 pesawat FA-50M LCA/FLIT untuk penggunaan TUDM. TUDM diperkirakan akan menerima dua pesawat pertama pada Oktober 2026, sedangkan sisanya akan diterima secara bertahap.
Pesawat FA-50M ini akan berperan dalam melaksanakan berbagai misi antara lain pertahanan udara, pelatihan pilot tempur, pengawasan serta operasi serangan, serta meningkatkan tingkat kesiapan dan kemampuan operasional TUDM.
Melalui program pelatihan gabungan ROKAF ini, pilot TUDM tidak hanya memperoleh keterampilan penanganan pesawat baru, tetapi juga mempelajari sistem pelatihan dan pengalaman operasional yang telah dikembangkan Korea Selatan selama beberapa dekade.
Setelah semua pelatihan ini selesai, para pilot TUDM akan kembali ke tanah air dengan keahlian baru untuk mengoperasikan pesawat FA-50M, sekaligus mendukung upaya modernisasi TUDM sejalan dengan aspirasi CAP55 dalam memperkuat kemampuan pertahanan udara negara.
(TUDM)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/ksuUhjY
via IFTTT


Post a Comment