Prajurit Kapa 2 Marinir Latihan Mengangkut Meriam

08 Maret 2026

Kendaraan K-61 ketika membawa howitzer 105mm (all photos: PasMar 2)

Dispen Kormar TNI AngkatanLaut (Surabaya) -- Di tengah tengah bulan suci Ramadan, seluruh Prajurit Batalyon Kapa 2 Marinir melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) TW I Tahun 2026 materi Pelayanan Meriam Dinas Batrai (PMDB) di Daerah Latihan Kolam Rampa Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang. Jumat (27/02/26). (PasMar 2)

Kendaraan taktis KAPA K-61 (Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri) adalah kendaraan taktis tempur legendaris milik Korps Marinir TNI AL asal Uni Soviet. Rantis ini berfungsi utama mengangkut artileri dan personel dari LST/LPD ke daratan, beroperasi di laut/sungai, dengan kapasitas angkut 3 ton (darat) hingga 5 ton (air).

Desain kendaraan ini dirancang oleh biro desain di bawah pimpinan A.F. Kravtsev di Komite Teknis Pasukan Teknik (Engineering Forces) Uni Soviet. K-61 kemudian diproduksi oleh pabrik Kryukov Railway Car Building Works (atau dalam bahasa Rusia: Kryukovskiy Vagonostroitelniy Zavod - KVZ) yang berlokasi di Kremenchuk, Ukraina (saat itu masih bagian dari Uni Soviet).

Adapun asal usul nama K-61 jika dirunut, nama "K" identik dengan biro desain A.F. Kravtsev sedangkan angka "61" adalah nomor seri proyek atau tahun saat kendaraan tersebut mulai dikembangkan/diuji coba secara intensif hingga diadopsi secara resmi. Jika melihat klasifikasi resminya, kendaraan ini disebut sebagai GPT (Gusenichnyy Plavayushchiy Transportyer) yang artinya kendaraan pengangkut amfibi.

Di Korps Marinir TNI AL, KAPA digunakan untuk membawa meriam/howitzer tarik. Howitzer LG-1 MK II adalah meriam artileri medan ringan 105 mm andalan Resimen Artileri (Menart) Korps Marinir TNI AL, yang digunakan sejak 1994-1995. Meriam buatan Nexter (dulu GIAT) Prancis ini terkenal tangguh, ringan (1.520 kg), memiliki akurasi tinggi, serta mampu menembakkan 12 proyektil per menit dengan jangkauan 11,5 - 17,5 km. 

Pasukan Marinir TNI AL selain mengoperasikan KAPA K61 juga mengandalkan PTS-10. PTS-10 merupakan singkatan dari Plavayushchij Transportyer Sryednyj (Kendaraan Angkut Amfibi Medium). Angka "10" merujuk pada kapasitas angkutnya yang mencapai 10 ton di air. Kendaraan ini juga dirancang oleh Kravtsev dan juga dikembangkan di KVZ, namun karena kebutuhan produksi yang lebih besar, produksinya kemudian melibatkan pabrik lain yaitu Luhanskteplovoz di Ukraina.



from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/XZJwo0a
via IFTTT