Malaysia Batalkan Rencana Akuisisi Pesawat Tempur F/A-18 Hornet Bekas dari Kuwait
28 Februari 2026
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/jd0hM2w
via IFTTT
KUALA LUMPUR: Pemerintah telah membatalkan rencananya untuk mengakuisisi armada pesawat tempur F/A-18 Hornet bekas dari Kuwait untuk Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).
Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari mengatakan keputusan tersebut secara resmi dicapai dalam rapat Kabinet pada 6 Februari setelah penilaian teknis komprehensif yang dilakukan oleh tim evaluasi TUDM yang dikirim ke Kuwait akhir tahun lalu.
"Rapat memutuskan bahwa rencana tersebut tidak akan dilanjutkan setelah mempertimbangkan hasil evaluasi teknis terhadap pesawat F/A-18 Hornet yang dilakukan oleh tim TUDM antara 11 November dan 27 November 2025," katanya saat menutup debat tahap komite tentang RUU Anggaran Tambahan di Dewan Rakyat.
Adly mengatakan evaluasi tersebut menemukan bahwa akuisisi Hornet akan membuat TUDM menghadapi risiko jangka panjang dan tantangan logistik.
Di antara kekhawatiran utama yang diidentifikasi adalah perkiraan jangka waktu pengiriman, penundaan tanggal mulai operasional pesawat, dan tidak adanya jaminan keberlanjutan dalam pengaturan pemeliharaan dan dukungan di luar kendali Malaysia.
Setelah pembatalan tersebut, Adly mengatakan bahwa kesiapan ruang udara negara akan menghadapi tekanan yang meningkat karena aset yang ada terus menua.
Untuk mengurangi defisit kemampuan, Kementerian Pertahanan sekarang sedang menilai kembali jadwal pengadaan untuk pesawat tempur multiperan (MRCA) baru.
“Kami menyadari bahwa program MRCA termasuk dalam Rencana Malaysia ke-14 (14MP).
Namun, setelah keputusan Kabinet tentang Hornet, TUDM akan mempelajari apakah pengadaan MRCA harus dimajukan ke Rencana Malaysia ke-13 (13MP),” katanya.
Ia menambahkan bahwa jika studi tersebut mengkonfirmasi kebutuhan operasional yang mendesak, proses pengadaan aset tempur generasi berikutnya akan dipercepat melalui prosedur aplikasi yang sesuai di bawah rencana anggaran bergulir pemerintah yang akan datang.
(NST)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/jd0hM2w
via IFTTT


Post a Comment