PTDI Serahkan Pesawat CN-235 A-2305 Hasil Restorasi ke TNI AU
10 Januari 2026
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/FZr9UqC
via IFTTT
Pesawat CN-235-100M nomor registrasi A-2305 telah menggunakan logo Skadron Udara 27 TNI AU (photos: TNI AU)
Bandung – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) hari Jumat (09/01) melaksanakan serah terima pesawat CN235-100M dengan tail number A-2305 milik Skadron 27 TNI AU yang telah tuntas menjalankan program restorasi di fasilitas PTDI. Kegiatan seremonial serah terima ini dilaksanakan di Hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI, Bandung, dihadiri oleh Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau), Marsda TNI Suryanto, serta Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Husein Sastranegara, Marsma TNI MD. Irman Fathurahman. Program restorasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan PTDI dalam menjaga dan meningkatkan kesiapan operasional alutsista nasional, sekaligus menandai keberhasilan PTDI dalam pemulihan pesawat yang sebelumnya berada dalam kondisi Unserviceable (US).
Program restorasi pesawat A-2305 ini meliputi pekerjaan basic inspection (3C-check), perpanjangan usia struktur pesawat, pembaruan sistem avionik, rewiring, pengecatan ulang eksterior, hingga refurbishment interior yang dilaksanakan seluruhnya di fasilitas PT DI. Strategi yang digunakan dalam program ini adalah melakukan mid-life upgrade pada sistem avionik dan kelistrikan, dengan tetap mempertahankan struktur dan sistem utama yang masih layak. Fokus strategi tersebut mencakup konversi digital cockpit baru, pemasangan Flight Management System (FMS) terbaru, peningkatan situational awareness, serta interoperabilitas dengan sistem komunikasi militer. Program ini merupakan pekerjaan perawatan dan struktur pesawat berkompleksitas tinggi, dengan fokus utama pada peningkatan aspek keselamatan penerbangan dan keandalan pesawat sebelum kembali dioperasikan oleh TNI AU.
”Program restorasi CN235-100M ini merupakan wujud komitmen PTDI dalam mendukung kesiapan operasional alutsista nasional. Melalui pendekatan mid-life upgrade, PTDI tidak hanya mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya berstatus Unserviceable, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan, keandalan, serta kompatibilitas sistem pesawat dengan kebutuhan operasi TNI AU saat ini,” ujar Dena Hendriana, Direktur Produksi PTDI.
Marsda TNI Suryanto mengatakan, ”Kami bersyukur bahwa program restorasi pesawat CN235-100M A-2305 yang telah berhasil diselesaikan dan kini siap kembali memperkuat kesiapan operasional TNI AU. Mengingat kesiapan alutsista Skadron Udara 27 masih sangat terbatas, sehingga selesainya restorasi pesawat ini diharapkan dapat segera memperkuat jajaran Grup Angkut, khususnya dalam mendukung pelaksanaan operasi dan latihan di wilayah Papua.”
Program restorasi pesawat A-2305 ini diarahkan untuk mengaktifkan kembali pesawat sebagai platform angkut taktis yang relevan dengan kebutuhan operasi TNI AU dan kompatibel dengan sistem pertahanan udara modern. Selain mendukung misi operasi militer, pesawat ini juga diharapkan dapat berperan dalam operasi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, sejalan dengan setiap kebutuhan nasional. Dalam rangkaian penyelesaian program restorasi, pesawat ini telah memperoleh Authority Flight Acceptance dari Indonesia Defense Airworthiness Authority (IDAA) pada 6 Januari 2026 dan customer acceptance pada 8 Januari 2026.
Pelaksanaan program ini juga didukung oleh mayoritas SDM muda PTDI, mencerminkan kematangan proses regenerasi engineer nasional, sekaligus mempertegas sinergi berkelanjutan antara Kementerian Pertahanan RI dan PTDI dalam memperkuat kemampuan dan kemandirian industri pertahanan Indonesia. Keberhasilan program restorasi pesawat A-2305 ini diharapkan dapat menjadi benchmark bagi pelaksanaan modernisasi teknologi alutsista nasional lainnya melalui peningkatan dan pemeliharaan pesawat di dalam negeri.
(PT DI)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/FZr9UqC
via IFTTT


Post a Comment