Pengiriman Kapal LCS-1 Ditunda Hingga Desember 2026

29 Januari 2026

Persiapan akhir LCS 1 untuk tahap sea trial (photos: LUNAS)

Hadir di Dewan Rakyat pada Rabu 28/01 untuk menjawab pertanyaan mengenai status pembangunan Kapal Tempur Pesisir (LCS) 1, yang memang terus menjadi perhatian berbagai pihak.

Pada tanggal 25 Desember 2025, Kementerian diinformasikan oleh Lumut Naval Shipyard (LUNAS) bahwa kemajuan keseluruhan proyek LCS telah mencapai 75,75% aktual dibandingkan dengan 81,57% menurut rencana. Sementara LCS 1 berada di angka 82,9%.

Kapal LCS 1 telah berhasil diluncurkan ke air dan sekarang berada dalam fase instalasi dan integrasi sistem utama. Uji coba laut tingkat galangan kapal dimulai pada tanggal 20 Januari 2026, dengan "first sea going" dijadwalkan pada tanggal 28 Januari 2026 untuk pengujian mesin, pembangkit listrik, pendingin udara, dan sistem propulsi.


Pengiriman LCS 1 telah direvisi menjadi Desember 2026 dengan penundaan sekitar 4 bulan, sementara jadwal pengiriman kapal berikutnya tetap hingga 2029. Nilai total proyek LCS adalah RM11,2 miliar dengan pengeluaran saat ini sekitar RM8,3 miliar atau 74% dari total kontrak.

Kementerian Pertahanan terus melakukan pemantauan ketat dengan Angkatan Laut Malaysia (RMN) sebagai pengguna akhir dan pihak pelaksana untuk memastikan bahwa setiap fase pengembangan, pengujian, dan pengiriman kapal dilakukan sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan operasional.

Prioritas Kementerian adalah untuk memastikan bahwa aset yang diterima sepenuhnya aman, berfungsi dengan baik, dan memenuhi kebutuhan pertahanan nasional.



from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/nfhlXFR
via IFTTT