Kemhan Sebut Gelombang Kedua Kedatangan Rafale di Pertengahan 2026
28 Januari 2026
3 Rafale batch pertama (photo: Swiderek Maciejka)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/b02ZSIG
via IFTTT
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan gelombang kedua kedatangan pesawat Rafale baru milik TNI AU akan terjadi pada pertengahan 2026.
"Untuk gelombang kedua dipastikan pertengahan tahun ini," Kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Sirait saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Namun demikian, Rico belum bisa memastikan jumlah pesawat yang akan datang pada gelombang kedua tersebut.
Adapun saat ini, tiga pesawat Rafale yang merupakan bagian dari kedatangan gelombang pertama sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
Pesawat tersebut sudah berada di sana sejak diterbangkan dari Prancis oleh penerbang tempur TNI AU pada pertengahan Januari 2026.
"Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU," kata Rico.
Dengan adanya pesawat tempur Rafale, dia memastikan TNI AU akan semakin kuat dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
Sebelumnya, Indonesia tercatat sebagai salah satu pelanggan pesawat tempur jenis Rafale yang diproduksi Prancis.
Tercatat Kementerian Pertahanan telah memborong sebanyak 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis setelah kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir efektif.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan yang kala itu dijabat Brigadir Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha menyampaikan kontrak efektif itu menjadi dasar Dassault Aviation mulai memproduksi 18 unit terakhir jet tempur Rafale pesanan Indonesia.
"Kemenhan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. Totalnya pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit," kata Edwin.
Dia menyebut pesawat tempur Rafale pertama pesanan Indonesia dijadwalkan tiba di tanah air pada awal 2026.
(Antara)
from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/b02ZSIG
via IFTTT

Post a Comment